Jumat, 28 Oktober 2011

Pengantar Telematika

1. HOW TO MAKE HOME WIRELESS NETWORKING

Sebelum kita lebih dalam kita harus mengenal apa ituh Wireless. Wireless adalah Wireless merupakan teknologi yang bertujuan untuk menggantikan kabel yang menghubungkan terminal komputer dengan jaringan, dengan begitu computer dapat berpindah dengan bebas dan tetap dapat berkomunikasi dalam jaringan dengan kecepatan transmisi yang memadai. Wireless LAN distandarisasi oleh IEEE dengan kode 802.II b yang bertujuan untuk menyamakan semua teknologi nirkabel yang digunakan dibidang computer dan untuk menjamin interoperabilitas antara semua product –product yang menggunakan standar ini.
Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

Ada empat komponen utama dalam membangun WLAN yaitu:

- Access Point

Merupakan perangkat yang menjadi sentral koneksi dari pengguna (user) ke ISP, atau dari kantor cabang ke kantor pusat jika jaringannya adalah milik sebuah perusahaan. Access-Point berfungsi mengkonversikan sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui kabel, atau disalurkan ke perangkat WLAN yang lain dengan dikonversikan ulang menjadi sinyal frekuensi radio



- Wireless LAN Interface
merupakan peralatan yang dipasang di Mobile/Desktop PC, peralatan yang dikembangkan secara massal adalah dalam bentuk PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) card, PCI card maupun melalui port USB (Universal Serial Bus)


- Mobile/Desktop PC
merupakan perangkat akses untuk pengguna, mobile PC pada umumnya sudah terpasang port PCMCIA sedangkan desktop PC harus ditambahkan wireless adapter melalui PCI (Peripheral Component Interconnect) card atau USB (Universal Serial Bus).

- Antena external (optional)
digunakan untuk memperkuat daya pancar. Antena ini dapat dirakit sendiri oleh user. Contoh : antena kaleng.


Ada dua buah perangkat wireless

satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal, langsung saja timbul rasa penasaran untuk melakukan konfigurasi AP. Model dan merk perangkat wireless tidak disebutkan, karena tidak dapat fee dari vendor dan memungkinkan exploitasi menjadi lebih mudah oleh pengakses ilegal yang ada di area sekitar kantor he.. he..

Konfigurasi pertama dilakukan terhadap AP, ada passwordnya, password default telah berganti, tidak perlu bertanya ke konfigurator sebelumnya, cari cara untuk melakukan reset ke default factory setting di google.com, dapat beberapa informasi dari forum/milis, setelah dicoba akhirnya konfigurasi AP kembali ke setting awal.

Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:

- Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
- Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
- Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses, dsb.

Beberapa konfigurasi yang dibuat tidak bekerja dengan baik, misalnya meski DHCP server telah diatur, AP tidak memberikan IP sesuai dengan alokasi yang ditentukan.

Upgade Firmware
Biasanya perangkat yang mempunyai firmware semacam AP akan menyediakan upgrade firmware untuk melakukan perbaikan, bahkan dengan upgrade firmware akan ada fungsi tambahan atau baru. Langsung saja cari firmware terbaru untuk AP di website vendor. Ternyata sudah ada beberapa release terhadap firmware lama yang ada di AP, download firmware versi terakhir. Firmware yang di download berbentuk file executable, jalankan file tersebut akan melakukan decompress dan menghasilkan file README dan firmware update.
Proses upgrade dapat dilakukan secara mudah, yaitu langsung dilakukan melalui browser, masukkan file firmware update, kemudian klik sumbit, dalam waktu kurang dari satu menit proses upgrade selesai dan firmware baru langsung terpasang. Reset ke default factory setting dilakukan sesuai rekomendasi Vendor yang ada di file README.

Upgrade firmware memberikan hasil yang sangat memuaskan, yaitu DHCP server dapat berfungsi dengan baik dan tersedianya fasilitas tambahan/baru yaitu perangkat wireless sekarang fungsinya menjadi tiga jenis:
- Access Point (fungsi default)
- Client Bridge Mode
- Repeater Mode

AP dan Komputer Server
Saat ini AP telah berfungsi dengan baik dan benar, selanjutnya ada keinginan untuk menyiapkan sebuah komputer untuk dijadikan sebuah server yang akan menyediakan fungsi untuk:
- Pengelolaan user
- Pengelolaan akses
- Proxy dan Firewall
- Pengelolaan authentifikasi
- Mencatat log/history akses
- Menyediakan fitur billing

A. Provider
Provider Internet ialah Badan Usaha yang menyediakan layanan koneksi internet. Untuk di Indonesia, ditangani oleh APJI (Asosiasi Penyedia Jasa Internet). Peusahannya biasa disebut ISP (Internet Service Provider). Hal-hal yang biasa dilakukan oleh ISP tersebut ialah pemberian IP Address (alamat IP) publik kepada para pelanggannya beserta perihal pengaturan bandwidth. Secara kasar, bandwidth dapat diartikan sebagai jalan raya. Semakin besar jalannya, aktivitas internet Anda pun akan semakin lancar, ditentukan dengan ukuran Kbps atau KBps yang merupakan ukuran kecepatan transfer data. Bahkan sekarang sudah dalam hitungan Mbps atau bahkan Giga. Monitoring tersebut dilakukan oleh salah satu bagian dalam ISP bernama NOC (Network Operation Center).

B. Network Hardware

Berbicara membangun sebuah jariangan komputerdibutuhkan perangkat keras yang mendukung yaitu :
- Acces Point
- Kabel LAN
- Hub
- Komputer

C. Setup
Hubungkan kabel jaringan dari salah satu port Ethernet pada Router dengan port Ethernet pada device WAP


Ubahlah konfigurasi IP Address network device pada computer anda dengan cara:
- Klik menu [Start] – [Settings] – [Control Panel]
- Pada jendela aplikasi Control Panel, klik 2x pada item Network Connections
- Kemudian klik kanan pada salah satu jenis koneksi yang anda miliki Local Area Connection atau Wireless Network Connection, dan pilihlah Properties pada menu op-up yang muncul
- Pada jendela koneksi pilihlah Internet Protocol(TCP/IP) pada pilihan This connection uses the following items
- Dan klik pada tombol Properties


- Pada jendela Internet Protocol(TCP/IP) Properties, pilihlah option Use the following IP Address, dan masukkanlah IP Address, Subnet Mask, dan juga Gateway-nya seperti pada gambar berikut ini:


- Perhatikan bahwa IP Address yang anda masukkan sesuai dengan gambar diatas adalah 192.168.1.10, angka 10 tersebut dapat anda ganti dengan nomor dari 2 sampai dengan 254, kecuali nomor 1 (alamat router), dan juga 245 (alamat access point).

- Jika sudah, klik OK, dan klik OK sekali lagi pada jendela koneksi.

D. Account

Local user account
Adalah account yang terdapat di suatu komputer baik DC maupun klien dan hanya dapat digunakanuntuk login ke komputer dimana account tersebut dibuat. Konsep local user account dan domain useraccount ini sangat penting dipahami, terutama bila komputer klien menggunakan Windows 2000 Professional / Server maupun Windows XP. Demikian juga jika klien menggunakan Windows NT baik Workstation maupun Server.
Dalam arsitektur Windows NT dan Windows 2000/Xp, setiap komputer memiliki user dan groupsendiri yang hanya berlaku untuk komputer tersebut saja. Selain itu terdapat account di level domainyang dibuat di DC dan memiliki scope untuk semua komputer di dalam domain.

Domain user account

Domain user account adalah account yang memiliki cakupan di seluruh domain, dan dibuat dengan menggunakan faslitas AD yang terdapat di DC. Domain account dibuat di DC dan dapat digunakan oleh pengguna untuk login ke dalam jaringan dari komputer manapun selama hak login tersebutdiberikan.
Berbeda dengan local account, domain account memiliki scope untuk seluruh domain sehingga policy yang ditetapkan untuk suatu account akan berlaku pula di seluruh domain. Misalnya suatu account diberikan hak untuk menggunakan printer A yang terdapat di komputer B. Maka pengguna yang menggunakan account tersebut dapat menggunakan printer A tanpa dipengaruhi di komputer mana pengguna tersebut sedang bekerja.

Sumber :
www.freewebs.com/siskapipin/WIRELESS%20LAN.doc
http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/16956/4/Chapter%20II.pdf
http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Perangkat_keras_jaringan
http://tianzega.wordpress.com/2007/06/20/konfigurasi-wireless-access-point/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar